Laman

Showing posts with label Sejarah Dunia. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Dunia. Show all posts

Friday, August 4, 2017

Inilah Sejarah SMP Negeri 2 Singaraja


Inilah Sejarah SMP Negri 2 Singaraja

garaja berawal dari sekolah Jepang CUKAGO. Cukago merupakan sekolah Jepang yang didirikan pada tahun 1942. Namun pada tahun 1946 sekolah ini berubah menjadi sekolah menengah dengan I Ketut Masda sebagai pimpinan hingga tahun 1948. Sekolah ini juga pernah dipimpin oleh seorang yang berkebangsaan Belanda bernama Deboer pada kurun waktu 1948-1949.

Sejalan dengan bertambahnya jumlah siswa, sekolah ini kemudian di pecah menjadi dua. Sekolah pertama berlokasi di jalan Gajah Mada dengan nama SMP 1 yang di Pimpin oleh I Wayan Mandra, sementara sekolah yang kedua bernama SMP 2 yang terletak di Jalan Sudirman dengan Kepala Sekolah I. G. K Marfika, Ba. Pada waktu pertama didirikan, sekolah ini menempati lahan seluas 50,3 are dengan 6 ruang belajar dan rsatu ruang kepala sekolah. Tanggal 8 Agustus 1958 adalah awal berdirinya SMP Negeri 2 dan tanggal tersebut di tetapkan sebagai hari Ulang Tahun Sekolah. Sekolah ini kemudian berkembang pesat karena letaknya di puat kota. Sebagai konsekuensinya, sekolah ini mengalami kendala dalam penyediaan fasilitas belajar yaitu ruang kelas. Tahun 1958 di bangun 5 ruang belajar oleh POMG dan pembebasan lahan seluas 60 are, sehingga total luas tanah yang di miliki adalah 1 hektar 5 are.

Kemudian pemerintah pada tahun 1969 membangun 7 ruang belajar. Semenjak berlakunya kurikulum 75 menggantikan kurikulum 68 sekolah ini di lengkapi dengan laboratorium IPA dan tahun 1980 dilengkapi dengan perpustakaan, di susul pada tahun 1981 di bangun ruang keterampilan yang kemudian beralih fungsi menjadi ruang guru. Pada tahun 1983 total ruangan yang dimiliki oleh sekolah berjumlah 13 ruang kelas. Seiring dicanangkannya wajib belajar 9 tahun SMP Negeri 2 Singaraja menerima jumlah siswa yang cukup banyak mencapai 25 kelas. Pelaksanaan KBM kemudian di bagi menjadi 2 sift, yaitu pagi 13 kelas dan siang 12 kelas. Selanjutnya SMP Negeri 2 berubah menjadi SLTP N 2 bersamaannya dengan diberlakukannya kurikulum 1994. Semenjak itulah istilah “SLANTANIDA”, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri Dua melekat di sekolah ini.

Tahun 2002 SLTP N 2 berhasil mendapat bantuan 4 RKB bertingkat. Berkat pembangunan ini, mulia tahun ajaran 2003/2004 sekolah tidak lagi di bagi menjadi dua shift. Proses belajar mengajar hanya berlangsung pada pagi hari. Pada tahun ini juga pembangunan ruang koprasi, ruang BK, ruang data, dan lain-lain. terwujud berkat kerjasama komite sekolah dengan komponen sekolah.

Dengan berubahnya kurikulum 2004, nama SLANTANIDA tidak lagi melekat dengan sekolah ini, istilah yang kemudian mampu menggeser SLANTANIDA adalah SPENDA, SMP Negeri 2 Singaraja.

Inilah Sejarah SMP 7 Yogyakarta


Inilah Sejarah SMP 7 Yogyakarta

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, para pendidik SMP N 3 Yogyakarta yang dikoordinasi BP. R.Ng. Dwijo Martojo mengadakan rapat berulang-ulang untuk memenuhi keinginan rakyat yang ingin sekolah. Langkah pertama yang ingin ditempuh adalah membuka sekolah sore, namun tidak diijinkan oleh Inspeksi SMP DIY, jalan lain  yang ditempuh adalah mencari daerah kecamatan yang bersedia mendirikan dan membangun SMP.

Hal tersebut disambut positif oleh BP. E.W. Prodjorianto yang menjabat sebagai camat di Tegalrejo pada saat itu. Beliau memerlukan SMP untuk masyatrakat yang ingin menyekolahkan rakyatnya. Sebagai realisasinya pada tanggal 2 September 1963 SMP N Tegalrejo filial SMP N 3 Yogyakarta dibuka secara resmi oleh Inspeksi DIY. Dengan mengambil  guru dari SMP N 3 Yogayakarta di Pajeksan, kegiatan belajar mengajar berlangsung di rumah Bp. Ruslan Padmopawiro (sebelah barat monument Tegalrejo) dan Bapak Junasmoro selaku petugas yang diserahi  jalannya sekolah ini.

Panitia pendiri gedung dipimpin oleh RW Prodjorijianto dan Bp. Trisnokarjono beserta POMG (Para Orangtua Murid dan Guru) terus mengupayakan gedung baru. Pada tahun 1966 SMP N 7 Tegalrejo mengurus statusnya ke departemen P dan k di Jakarta namun hasilnya nihil.

Seiring berjalannya waktu, pada tanggal 1 Januari 1974 papan nama SMP N 7 Yogyakarta dari Jalan Jati No.2  diboyong ke Jalan Demakan no.9 (sekarang Jl. Wiratama 38 yogyakarta). Dengan adanya data riwayat SMP N 7 Yogyakarta maka ad 3 momentum yang layak kita ingat dan perlu kita kenang.

Tanggal 1 Agustus 1960, saat berdirinya SMP N 7 Yogyakarta di Jalan Jati no.2 Yogyakarta
Tanggal 2 September 1963, saat peresmian SMP N Tegalrejo Filial dari SMP N 3 Yogyakarta Jl. Pajeksan no.18

Tanggal 1 januari 1974 dipindahkannya papan nam SMP N 7 Yogyakarta dari Jalan jati No.2 ke Jl. Demakan Baru No.9 (sekarang jalan  Wiratama no.38 Yogyakarta).